Contoh Mater File Pada PD. Maju Zaya

Januari 17, 2012

master file adalah file yang berisi data yang relatif tetap. master file ( berkas induk) berisi objek objek yang harus ada disebuah unit kerja (enterprise).

ada 2 jenis master file

1. reference master file

adalah file yang berisi record yang tak berubah atau jarang berubah

2.dynamic master file

adalah file yang berisi record yang terus menerus berubah dalam kurun waktu tertentu.

berikut contoh master file dari PD MAJU ZAYA

Contoh master file pd maju zaya

BAB. 2 PEMOSESAN FILE PADA BASIS DATA

Januari 12, 2012

1. Berikan dua penjelesan yang membedakan sistem premosesan file dengan sistem basis data

Jawaban,

PREMOSESAN FILE,

premosesan file didefiniskan sebagai kumpulan dari program aplikasi yang melayani pengguna akhir untuk menghasilkan sebuah laporan, dimana susunan data di dalam dirancang untuk satu program aplikasi. Keterbatasan yang dimilki oleh berbasis file

antara lain:

• data yang terpisah dan berorientasi pada program (file data yang dibentuk dengan program COBOL tidak dapat dibaca atau digunakan oleh bahasa premograman RPG)

• Kerengkapan data (diantara banyak program aplikasi yang dibuat dan file data yang satu dengan yang lain, meskipun sama / misalkan file MHS, kadang isi file tidak selaras)

PREMOSESAN BASIS DATA,

premosesan basis data dapat didefinisikan sebagai sekumpulan data yang terintegrasi dan diolah untuk memenuhi kebutuhan para pengguna didalam satu organisasi, secara garis besar premosesan file sama premosesan basis data berbeda besar sekali,

2. sebutkan definisi dari enterprise, tuple dan derajat (degree)

jawaban,

• Enterprise Enterprise murupakan suatu bentuk organisasi seperti : bank, universitas, rumah sakit, pabrik, dan sebagainya. Data yang disimpan dalam basis data merupakan data operasional dari suatu enterprise. Contoh; data keuangan data mahasiswa data pasien

• Tuple Merupakan satu baris dari satu relasi. Pada relasi PEGAWAI, setiap tuple mempunyai 5 nilai, masing masing untuk setiap atribut NIP, Nama, Alamat, Gaji, dan KodeDIV

• Derajat (degree) Derajat dari suatu relasi adalah banyaknya atribut pada suatu relasi, relasi dari PEGAWAI yang mempunyai 5 atribut berarti mempunyai derajat lima

3. Sebutkan 3 buah model data basis data record

Jawab;

• Relational (relasional)

• Hierarchical (hirarki)

• Network (jaringan)

4. Sebutkan bahasa dalam DBMS,

Jawab;

Bahasa dalam DBMS DBMS itu sendiri adalah singkatan dari DataBase Management Sistem dalam pengertian Kumpulan program yang mengkoordinasikan semua kegiatan yang berhubungan dengan Basis data. Terdapat juga bahasa lainnya antara lain;

• Data Sub Language

• Data Definition Languege (DDL)

• Data Manipulasi Language (DML)

Procedural DML

Non Procedural DML

5. PENGERTIAN DARI

• Attribute (atribut) Merupakan kolom dari satu relasi yang mempunyai nama. Attribute-attribut pada suatu relasi tidak harus tersusun secara khusus.

• Tuple (tupel) Merupakan satu baris dari satu relasi. Pada relasi PEGAWAI, setiap tuple mempunyai 5 nilai, masing masing untuk setiap atribut NIP, Nama, Alamat, Gaji, dan KodeDIV

• Domain (domain) Merupakan kumpulan nilai-nilai data yang mungkin untuk suatu attribute dan bersifat atomik.

• Derajat (degree) Derajat dari suatu relasi adalah banyaknya atribut pada suatu relasi, relasi dari PEGAWAI yang mempunyai 5 atribut berarti mempunyai derajat lima.

• Cardinalily of relation (kardinalily dari suatu relasi) adalah banyaknya tupel pada suatu relasi, kardinalily ini dapat berubah ubah sesuai dengan perubahan dengan yang terjadi pada relasi.

• Super key (kunci super) Kunci super merupakan suatu atributatau sekumpulan atribut yang secara unik dapat mengidentifikasikan suatu tupel pada suatu relasi Contoh; {NIP},{NIP,ALAMAT}

• Primary key (kunci utama) Kunci utama merupakan suatu sebuah kunci kandidat yang dipilih sebagai atribut yang paling utama yang dapat mengidentifikasikan suatu tupel pada suatu relasi. Contoh; NIP,Nama

Definisi dari basis data / Tugas softkill

November 14, 2011

Definisi dari basis data yaitu ;

1.1.      Basis Data

Basis data atau database, berasal dari kata basis dan data, adapun pengertian dari kedua pengertian tersebut adalah sebagai berikut :

Basis :       dapat diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang atau berkumpul.

 Data :       representasi  fakta  dunia  nyata  yang  mewakili  suatu  objek  seperti manusia   (pegawai,   siswa,   pembeli,   pelanggan),   barang,   hewan peristiwa,  konsep,  keadaan,  dan  sebagainya  yang  direkam  dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.

Dari kedua pengertian tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan  bahwa pengertian dari   Basis Data adalah   Kumpulan file/ table yang saling berelasi (berhubungan)   yang disimpan dalam media penyimpanan  eletronik. Dapat dikatakan pengertian lain dari basis data  adalah                 koleksi  terpadu  dari  data  yang  saling  berkaitan  yang  dirancang  untuk memenuhi  kebutuhan  informasi  suatu  enterprise (dunia  usaha).  Dari pengertian  tersebut dapat diambil kesimpulan  pada masing  – masing table / file didalam database berfungsi untuk menampung / menyimpan data – data, dimana masing – masing data yang ada pada table / file tersebut saling berhubungan dengan satu sama lainnya.

Tujuan dari dibentuknya basis data pada suatu perusahaan pada dasarnya adalah kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan kembali data.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 1.1, terlihat bahwa pada gambar diatas itu bukan basis data melainkanlemari arsip, dimana pada setiap rak dalam lemari tersebut  dapat  menyimpan  dokumen  –  dokumen  manual yang  terdiri  dari  lembaran  – lembaran kertas. Masalah yang dihadapi pada lemari arsip adalah kelambatan dalam menelusuri data – data yang ada pada lemari arsip tersebut, misalkan kita ingin mencari arsip untuk pegawai tertentu dihasilkan dengan lambat dikarenakan petugas harus mencari lembaran – lembaran yang ada pada dokumen tersebut dan ini sangat menyita waktu.

Sedangkan kalau kita bicara basis data, maka seluruh data – data disimpan dalam basis data pada masing – masing table / file sesuai dengan fungsinya, sehingga kita dengan mudah dapat melakukan penelusuran data yang diinginkan hal ini akan mengakibatkan pada kecepatan atas informasi yang disajikan.

komponen-komponen pembentuk basis data ;

Basis Data di sebuah hardisk

Didalam suatu media penyimpanan (hard disk misalnya), kita dapat menempatkan lebih dari 1 (satu) basis data dan tidak semua bentuk penyimpanan data secara elektronik dikatakan  basis  data,  karena  kita  bisa  menyimpan  dokumen  berisi  data  dalam  file  teks (dengan program pengolahan kata), spread sheet, dan lainnya.

Yang ditonjolkan dalam basis data adalah pengaturan / pemilahan / pengelompokan/ pengorganisasian data yang akan disimpan  sesuai dengan fungsi / jenisnya. Hal tersebut bisa berbentuk sejumlah file / table terpisah atau dalam bentuk pendefinisian kolom / field data dalam setiap file / table tersebut.

Perusahaan yang diamati ;

Mister Bean Coffe

perusahaan ini sudah menggunakan basis data dengan program komputer yang muktakhir sehingga kita dengan mudah dapat melakukan penelusuran data yang diinginkan hal ini akan mengakibatkan pada kecepatan atas informasi yang disajikan

 

http://hamidzic.wordpress.com

SOAL 1.4 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Maret 26, 2011

SOAL 1,4:

Apakah perbedaan utama antara analisis kredit dan analisis ekuitas?

bagaimana pengaruhnya terhadap informasi laporan keuangan yang penting untuk masing – masing jenis analisis, !

Jawab :

Analisis kredit itu sendiri adalah Analisis kredit merupakan evaluasi atas suatu perusahaan dari sudut pandang pemberi pinjaman atau calon pemberi pinjaman. Analisis kredit penting untuk sejumlah agen ekonomi tidak hanya bankir atau perantara keuangan lain tetapi juga analis utang publik, perusahaan manufaktur, perusahaan jasa, dan lainnya.

Pusat dari analisis kredit :

analisis strategi bisnis

analisis akuntansi

analisis keuangan dan

sebagian analisis prospektif

Tujuan dari analisis kredit tidak hanya menilai kemungkinan bahwa calon peminjam akan gagal melunasi pinjaman. Tetapi juga penting untuk mengidentifikasi sifat dari risiko utang yang terkait, bagaimana struktur pinjaman akan dibuat untuk memindahkan atau mengatasi risiko tersebut. Pinjaman dengan struktur yang baik akan memberikan pihak pemberi pinjaman strategi ke luar yang baik meskipun terjadi gagal bayar. Kunci dari struktur ini adalah persyaratan pinjaman berupa data berbasis akuntansi yang dirancang secara layak.

sementara  analisis ekuitas itu :

Aktivitas analisis ekuitas antara lain adalah menyusunlaba dan komponen laba sehingga dapat memisahkan elemen yang stabil, normal, dan terus-menerus dengan elemen acak, tidak tentu, tidak biasa dan tidak berulang. Penyusunan ulang juga berguna untuk mengetahui elemen laba kini yang seharusnya dicakup dalam hasil operasi pada satu atau beberapa periode sebelumnya.

 

SOAL 3,48 – ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Maret 23, 2011

Soal :

jelaskan pentingnya penjelasan nilai likuiditas saham preferen, apabila berbeda dengan nilai par atau nilai yang dilaporkan, untuk tujuan analisis

jawab :

Dalam mengambil keputusan investasi saham harus didahului adanya proses analisis terhadap laporan keuangan perusahaan yang memasyarakatkan sahamnya melalui pasar modal berdasarkan analisis laporan keuangan tersebut akan diketahui kemampuan perusahaan dalam menjalankan aktivitas perusahaannya. Analisis yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan analisis fundamental. Analisis fundamental menyatakan bahwa setiap saham memiliki memiliki nilai intrinsik, yaitu dengan mempertimbangkan unsur-unsur keuangan seperti: earning (laba), deviden, struktur modal dan risiko.

SOAL 3,1 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Maret 23, 2011

SOAL 3,1  ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Soal :

Indentifikasi dan jelaskan dua sumber utama utang lancar

( sebagaimana dikaitkan dengan aktivitas bisnis )

Jawab :

Hutang lancar adalah kewajiban-kewajiban yang akan diselesaikan pembayarannya dengan menggunakan sumber-sumber ekonomi yang diklasifikasikan sebagai aktiva lancar atau dengan menciptakan utang yang baru

dua sumber utama utang lancar :

1,  Hutang wesel jangka panjang yang segera jatuh tempo

2, Wesel yang dibuat dalam rangka kegiatan normal perusahaan

SOAL 2-5 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Maret 6, 2011

Perhatikan cuplikan dari Finansial Analisis Jurnal berikut ;

Secara tegas tujuan laporan keunagan merupakan tujuan masyarakat dan bukan tujuan akuntan dan auditor.  seperti juga masyarakat yang memeliki tujuan hukum dan kesehetan yaitu keadilan dan kesehatan masyarakat hal yang belom tentu merupakan tujuan pengacara dan dokter dalam melakasanakan upaya mereka masing-masing,

dalam berbagai hal masyarakat memberi tekanan pada suatu popresi untuk bertidak hampir seperti popresi tersebut secara aktip mencapai tujuan masyarakat, tekanan masyarakat akan diukur melalui tingkat akomodasi propesi yang dituju dan dengan tingkat dukungan sebaliknya dari popresi. misalnya, Dokter mengakomodasi masyarakat dengan mendapat pendidikan yang lebih baik dan karenanya mengurangi ketidak mampuan mereka, Para dokter memiliki dukungan sebaliknyadan mencari perlindungan dengan membentuk perkumpulan dokter.

a. jelaskan bagaimana masyarakat memberikan tekanan pada akuntan untuk melayani dengan lebih baik.

b. jelaskan bagaimana profesi akuntan telah merespons tekanan ini. dapatkah profesi memberikanrespons yang lebih baik?

jawaban :

a. Dimana akuntan memperkenalkan aturan kepada masyarakat dalam pelaporan akuntansi. dari sini masyarakat bisa memberikan tekanan pada akuntan, tekanan itu melalui tingkat akomodasi para akuntan bisa memberikan pengetahuan dan pendidikan kepada masyarakat atas ketidak samaan mereka

b.  Meningkatkan pengetahuaan dan pendidikan pada masyarakat, yang dapat ditinjau dan oleh karna sifat itu akuntan juga akan meresponnya .

SOAL 1-3 (Analisis Laporan Keuangan)

Februari 19, 2011

Lakukan analisis komperatif atas Eastman Corporation dengan menyelesaikan analisis di bawah ini .Uraikan dan berikan komentar atas temuan yang signifikan dari analisis komparatif anda

EASTMAN CORPORATION
Laporan Laba Rugi (juta$)
Untuk Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember

EASTMAN CORPORATION

Laporan Laba Rugi (juta$)

Untuk Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember

Tahun 6 Tahun 5 Tahun 4 Angka Kumulatif Angka Rata-rata Tahunan
Penjualan $6880 $3490 $2860 $13230 $4410
Harga Pokok Penjualan 3,210 2,810 1,810 7,830 2,610
Laba kotor 3,670 680 1,050 5,400 1,800
Beban Operasi 1200 465 945 2,610 870
Laba sebelum pajak 2,740 215 105 3,060 1,020
Laba bersih $1,485 $145 $58 $1,688 $563

TEKNOLOGI INFORMASI DALAM DAYA SAING PERUSAHAAN

Desember 16, 2010

Secara mudahnya TEKNOLGI INFORMASI adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari pengirim sampai kepenerima

sehingga:

lebih cepat

lebih luas penyebarannya

lebih lama penyimpanannya

dalam bahasa indonesia sering disebut teknologi informasi ( TI ) atau dikenal jg dengan telematika.

teknologi informasi ini merupakan subsistem dari sistem informasi, terutama dalam tinjauan dari sudut pandang teknologinya,

Banyak pihak mersakan teknologi informasi ( TI ), sebagian yang lain bahkan menyatakan TI mendukung dicapainya efisiensi, keunggulan daya saing perusahaan, kegunaan TI mendorong terjadinya efisiensi, memperbaiki kualitas output. kesimpulan semacam ini kemudian menjadi jimat bagi penyebar luasan komputer diberbagai aspek kegiatan perusahaan dan manusia.

Dalam kajian strategi bisnis, komputer yang tersusun dalam suatu sistem informasi strategis (SIS), merupakan sumber daya perusahaan yang dapat meningkatkan kapabilitas dan kompetensi perusahaan, bersama sumber daya yang lain seperti SDM, aset tetep dan citra atau nama baik, dengan rasional seperti ini saja dapat dikatakan bahwa keunggulan daya saing yang mengandalkan TI,

dua faktor lain yang dapat menghalangi kelangsungan competitive advantage terkait dengan SIS adalah kualitas dan loyalitas SDM serta situasi regulasi industri. meki sering dikatakan SDM sebagai aset sangat berharga bagi perusahaan, sejatinya SDM sangat rentan untuk lepas dari kendali  manajemen. ketika hal ini terjadi, sehebat apapun SIS yang dimiliki, menjadi berkurang kontribusinya bagi daya saing perusaan.

Ada bahaya inovasi. Inovasi yang mudah ditiru atau inovasi yang mengerahkan sebagian besar sumber daya perusahaan sehingga mengurangi perhatian kepada hal-hal lain yang juga tidak kalah pentingnya dapat berujung pada dilema inovasi

daftar pustaka:

http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi

http://netsains.com/2008/02/benarkah-teknologi-informasi-mendukung-daya-saing/

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEBAGAI SUMBERDAYA

November 7, 2010

PENDAHULUAN

Perkembangan sistem informasi manajemen telah menyebabkan

terjadinya perubahan yang cukup signifikan dalam pola pengambilan

keputusan yang dilakukan oleh manajemen baik pada tingkat operasional

(pelaksana teknis) maupun pimpinan pada semua jenjang. Perkembangan

ini juga telah menyebabkan perubahan-perubahan peran dari para

manajer dalam pengambilan keputusan, mereka dituntut untuk selalu

dapat memperoleh informasi yang paling akurat dan terkini yang dapat

digunakannya dalam proses pengambilan keputusan.

Meningkatnya penggunaan teknologi informasi, khususnya internet, telah

membawa setiap orang dapat melaksanakan berbagai aktivitas dengan

lebih akurat, berkualitas, dan tepat waktu. Setiap organisasi dapat

memanfaatkan internet dan jaringan teknologi informasi untuk

menjalankan berbagai aktivitasnya secara elektronis

Para manajer di berbagai organisasi juga diharapkan dapat dengan lebih

mudah untuk menganalisis kinerjanya secara konstan dan konsisten

dengan pemanfaatan teknologi informasi yang tersedia.

Dalam modul sistem informasi manajemen ini, topik-topik yang dibahas

antara lain berkenaan dengan bagaimana pemanfaatan teknologi

informasi dikaitkan dengan pentingnya atau bantuannya dalam proses

pengambilan keputusan manajemen. Selain itu dibahas pula mengenai

perkembangan dari sistem informasi manajemen, tahap-tahap

pengembangan sistem, dan peran penting dari sistem pendukung untuk

pengambilan keputusan. Pada bagian akhir modul ini juga akan dibahas

mengenai bagaimana sistem pengamanan dan pengendalian dalam

pemanfaatan teknologi informasi di dalam sistem informasi manajemen.

A. Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi dalam suatu pemahaman yang sederhana dapat

didefinisikan sebagai satu sistem berbasis komputer yang menyediakan

informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa. Para

pemakai biasanya tergabung dalam suatu entitas organisasi formal,

seperti Departemen atau Lembaga suatu Instansi Pemerintahan yang

dapat dijabarkan menjadi Direktorat, Bidang, Bagian sampai pada unit

terkecil dibawahnya. Informasi menjelaskan mengenai organisasi atau

salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu,

apa yang sedang terjadi sekarang dan apa yang mungkin akan terjadi

dimasa yang akan datang tentang organisasi tersebut.

Sistem informasi memuat berbagai informasi penting mengenai orang,

tempat, dan segala sesuatu yang ada di dalam atau di lingkungan sekitar

organisasi. Informasi sendiri mengandung suatu arti yaitu data yang telah

diolah ke dalam suatu bentuk yang lebih memiliki arti dan dapat

digunakan untuk pengambilan keputusan. Data sendiri merupakan faktafakta

yang mewakili suatu keadaan, kondisi, atau peristiwa yang terjadi

atau ada di dalam atau di lingkungan fisik organisasi. Data tidak dapat

langsung digunakan untuk pengambilan keputusan, melainkan harus

diolah lebih dahulu agar dapat dipahami, lalu dimanfaatkan dalam

pengambilan keputusan.

Informasi harus dikelola dengan baik dan memadai agar memberikan

manfaat yang maksimal. Penerapan sistem informasi di dalam suatu

organisasi dimaksudkan untuk memberikan dukungan informasi yang

dibutuhkan, khususnya oleh para pengguna informasi dari berbagai

tingkatan manajemen. Sistem informasi yang digunakan oleh para

pengguna dari berbagai tingkatan manajemen ini biasa disebut sebagai:

Sistem Informasi Manajemen.

Sistem informasi mengandung tiga aktivitas dasar di dalamnya, yaitu:

aktivitas masukan (input), pemrosesan (processing), dan keluaran

(output). Tiga aktivitas dasar ini menghasilkan informasi yang dibutuhkan

organisasi untuk pengambilan keputusan, pengendalian operasi, analisis

permasalahan, dan menciptakan produk atau jasa baru. Masukan

berperan di dalam pengumpulan bahan mentah (raw data), baik yang

diperoleh dari dalam maupun dari lingkungan sekitar organisasi.

Pemrosesan berperan untuk mengkonversi bahan mentah menjadi bentuk

yang lebih memiliki arti. Sedangkan, keluaran dimaksudkan untuk mentransfer

informasi yang diproses kepada pihak-pihak atau aktivitasaktivitas

yang akan menggunakan. Sistem informasi juga membutuhkan

umpan balik (feedback), yaitu untuk dasar evaluasi dan perbaikan di

tahap input berikutnya.

Dewasa ini, sistem informasi yang digunakan lebih berfokus pada sistem

informasi berbasis komputer (computer-based information system).

Harapan yang ingin diperoleh di sini adalah bahwa dengan penggunaan

teknologi informasi atau sistem informasi berbasis komputer, informasi

yang dihasilkan dapat lebih akurat, berkualitas, dan tepat waktu,

sehingga pengambilan keputusan dapat lebih efektif dan efisien.

Meskipun sistem informasi berbasis komputer menggunakan teknologi

komputer untuk memproses data menjadi informasi yang memiliki arti,

ada perbedaan yang cukup tajam antara komputer dan program komputer

di satu sisi dengan sistem informasi di sisi lainnya. Komputer dan

perangkat lunak komputer yang tersedia merupakan fondasi teknis, alat,

dan material dari sistem informasi modern. Komputer dapat dipakai

sebagai alat untuk menyimpan dan memproses informasi. Program

komputer atau perangkat lunak komputer merupakan seperangkat

instruksi operasi yang mengarahkan dan mengendalikan pemrosesan

informasi.

B. Perkembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM)

Sesungguhnya, konsep sistem informasi telah ada sebelum munculnya

komputer. Sebelum pertengahan abad ke-20, pada masa itu masih

digunakan kartu punch, pemakaian komputer terbatas pada aplikasi

akuntansi yang kemudian dikenal sebagai sistem informasi akuntansi.

Namun demikian para pengguna – khususnya dilingkungan perusahaan –

masih mengesampingkan kebutuhan informasi bagi para manajer. Aplikasi

akuntansi yang berbasis komputer tersebut diberi nama pengolahan data

elektronik (PDE).

  • • Dalam tahun 1964, komputer generasi baru memperkenalkan prosesor

baru yang menggunakan silicon chip circuitry dengan kemampuan

pemrosesan yang lebih baik. Untuk mempromosikan generasi

komputer tersebut, para produsen memperkenalkan konsep sistem

informasi manajemen dengan tujuan utama yaitu aplikasi komputer

adalah untuk menghasilkan informasi bagi manajemen. Ketika itu

mulai terlihat jelas bahwa komputer mampu mengisi kesenjangan

akan alat bantu yang mampu menyediakan informasi manajemen.

Konsep SIM ini dengan sangat cepat diterima oleh beberapa perusahaan dan institusi pemerintah dengan skala besar seperti

Departemen Keuangan khususnya untuk menangani pengelolaan

anggaran, pembiayaan dan penerimaan negara.

Namun demikian, para pengguna yang mencoba SIM pada tahap awal

menyadari bahwa penghalang terbesar justru datang dari para lapisan

manajemen tingkat menengah – atas.

C. Peran Baru Sistem Informasi Manajemen

Manajemen tidak dapat mengabaikan sistem informasi karena sistem

informasi memainkan peran yang kritikal di dalam organisasi. Sistem

informasi ini sangat mempengaruhi secara langsung bagaimana

manajemen mengambil keputusan, membuat rencana, dan mengelola

para pegawainya, serta meningkatkan sasaran kinerja yang hendak

dicapai, yaitu bagaimana menetapkan ukuran atau bobot setiap

tujuan/kegiatan, menetapkan standar pelayanan minimum, dan

bagaimana menetapkan standar dan prosedur pelayanan baku kepada

masyarakat. Oleh karenanya, tanggung jawab terhadap sistem informasi

tidak dapat didelegasikan begitu saja kepada sembarang pengambil

keputusan.

Semakin meningkat saling ketergantungan antara rencana strategis

instansi, peraturan dan prosedur di satu sisi dengan sistem informasi

(software, hardware, database, dan telekomunikasi) di sisi yang lainnya.

Perubahan di satu komponen akan mempengaruhi komponen lainnya.

Hubungan ini menjadi sangat kritikal manakala manajemen ingin

membuat rencana ke depan. Aktivitas apa yang akan dilakukan lima

tahun ke depan biasanya juga sangat tergantung kepada sistem apa yang

tersedia untuk dapat melaksanakannya. Sebagai contoh, peningkatan

produktivitas kerja para pegawai sangat tergantung pada jenis dan

kualitas dari sistem informasi organisasi.

Perubahan lain dalam hubungan sistem informasi dengan organisasi

adalah semakin meningkatnya cakupan dan ruang lingkup dari sistem

informasi dan aplikasinya. Pengembangan dan pengelolaan sistem dewasa

ini membutuhkan keterlibatan banyak pihak di dalam organisasi, jika

dibandingkan peran dan keterlibatanya pada periode-periode yang lalu.

Sebagaimana sudah disampaikan dengan meningkatnya kecenderungan

organisasi berteknologi digital, maka sistem informasi di dalam organisasi

dapat meliputi jangkauan yang semakin luas hingga kepada masyarakat,

instansi pemerintahan lainnya, dan bahkan informasi mengenai

perkembangan politik terakhir.

Satu alasan mengapa sistem informasi memainkan peran yang sangat

besar dan berpengaruh di dalam organisasi adalah karena semakin

tingginya kemampuan teknologi komputer dan semakin murahnya biaya

pemanfaatan teknologi komputer tersebut. Semakin baiknya kemampuan

komputer telah menghasilkan jaringan komunikasi yang kuat yang dapat

digunakan organisasi untuk melakukan akses informasi dengan cepat dari

berbagai penjuru dunia serta untuk mengendalikan aktivitas yang tidak

terbatas pada ruang dan waktu. Jaringan-jaringan ini telah

mentransformasikan ketajaman dan bentuk aktivitas organisasi,

menciptakan fondasi untuk memasuki era digital.

Jaringan yang terluas dan terbesar yang digunakan adalah internet.

Hampir setiap orang di seluruh dunia ini, baik yang bekerja di dunia sains,

pendidikan, pemerintah, maupun kalangan pebisnis menggunakan

jaringan internet untuk bertukar informasi atau melakukan transaksi

bisnis dengan orang atau organisasi lain di seluruh dunia. Internet

menciptakan platform teknologi baru yang universal. Teknologi internet

Konsep Dasar Informasi

Terdapat beberapa definisi, antara lain :

1.  Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang

menerimanya.

2. Sesuatu yang nyata atau setengah nyata yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan atau kejadian. Sebagai contoh, informasi yang menyatakan bahwa nilai rupiah akan naik, akan mengurangi ketidakpastian mengenai jadi tidaknya sebuah investasi akan dilakukan

Nilai Informasi

Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak dapat tepat ditaksir keuntungannya dengan satuan nilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya

Sistem Manusia/Mesin Berdasarkan Komputer

Pada dasarnya orang dapat membahas sistem informasi manajemen tanpa komputer, tetapi adalah kemampuan komputer yang membuat SIM terwujud. Persoalannya bukan dipakai atau tidaknya komputer dalam sebuah sistem informasi manajemen, tetapi adalah sejauh mana berbagai proses akan dikomputerkan. Gagasan suatu sistem informasi/keputusan berdasarkan komputer berarti automatisasi total. Konsep sistem manusia/mesin menyiratkan bahwa sebagian tugas sebaiknya dilaksanakan oleh manusia, dan lainnya lebih baik dilakukan oleh mesin. Dalam sebagian terbesar persoalan, manusia dan mesin membentuk sebuah sistem gabungan dengan hasil yang diperoleh melalui serangkaian dialog dan interaksi antara komputer dan seorang manusia pengolah.

Kenyataan bahwa sebuah SIM adalah berdasarkan komputer berarti bahwa para perancang harus memilih pengetahuan cukup mengenai komputer dan penggunaannya dalam pengolahan informasi. Konsep manusia/mesin bahwa perancang sebuah sistem informasi manajemen harus memahami kemampuan manusia sebagai pengolah informasi dan perilaku manusia dalam mengambil keputusan.

Sistem Terpadu dengan “Data Base”

Sebuah sistem terpadu berdasarkan pada anggapan bahwa harus ada integrasi antara data dan pengolahan. Integrasi data dicapai melalui “data base”. Pada sebuah sistem pengolahan informasi, “data base” terdiri dari semua data yang dapat dijangkau oleh sistem. Pada SIM berdasarkan komputer, istilah “data base” biasanya dipakai khusus untuk data yang dapat dijangkau secara langsung oelh komputer. Manajemen sebuah “data base” adalah sebuah sistem perangkat lunak komputer yang disebut sebagai sebuah sistem manajemen “data base”. Sesuatu penerapan yang mamakai sebuah item (butir) data akan mengambil item data yang sama, yang hanya sekali disimpan dan disediakan untuk semua penerapan. Suatu peremajaan dari sebuah item data membuatnya sesuai untuk semua pemakaian.

Pengolahan terpadu dicapai melalui sebuah perencanaan sistem secara menyeluruh. Biasanya sistem dirancang sebagai suatu gabungan beberapa subsistem dan bukan sebagai sebuah sistem tunggal. Perancangan sistem ini dapat berupa sebuah komputer pusat besar, atau dapat pula merupakan sebuah jaringan kerja beberapa komputer kecil. Gagasan pokoknya adalah paduan terencana dari berbagai penerapan yang layak dan efektif.

Dukungan Operasi

Kecenderungan dalam pengolahan transaksi pada sistem-sistem mutakhir adalah menuju pengumpulan data secara “online” dan permintaan informasi (inquiry) secara online pula. Kemampuan memperoleh informasi secara online sangat besar peranannya dalam mendukung informasi. Ini berarti bahwa setiap petugas yang berwenang dapat memperoleh jawaban langsung atas sesuatu permintaan informasi seperti posisi terakhir perkiraan seorang pelanggan atau sediaan yang ada untuk jenis barang tertentu.

Pemanfaatan Manajemen dan Model Keputusan

Model-model pembantu keputusan ynag dipakai dalam sistem dapat berupa model cerdas (intelligence model) untuk menemukan persoalan, model keputusan (decision model) utnuk mengenali dan menganalisis penyelesaian yang mungkin, dan berbagai model pilihan seperti model optimisasi (optimization model) yang memberikan suatu penyelesaian optimal atau metode pemuas untuk memutuskan atas sebuah penyelesaian yang memuaskan. Dengankata lain, diperlukan berbagai ancanagan anlitis dan permodelan untuk memenuhi berbagai situsi yang memerlukan keputusan.

Kegunaan / Fungsi Sistem Informasi Manajemen

Supaya informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dapat berguna bagi manajamen, maka analis sistem harus mengetahui kebutuhan-kebutuhan informasi yang dibutuhkannya, yaitu dengan mengetahui kegiatan-kegiatan untuk masing-masing tingkat (level) manajemen dan tipe keputusan yang diambilnya. Berdasarkan pada pengertian-pengertian di atas, maka terlihat bahwa tujuan dibentuknya Sistem Informasi Manajemen atau SIM adalah supaya organisasi memiliki informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen, baik yang meyangkut keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan yang strategis. Sehingga SIM adalah suatu sistem yang menyediakan kepada pengelola organisasi data maupun informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas organisasi.

 

Daftar pustaka

http://www.yoyoke.web.ugm.ac.id